NasDem Tetap Dorong Ambang Batas 7 Persen
- NasDem tetap mengusulkan parliamentary threshold 7 persen dan menyebut perolehan suara nasional partainya kini berada di kisaran 10 persen.
- Untuk Pemilu 2029, NasDem memperkuat kaderisasi melalui LAGA Perubahan dan menargetkan masuk tiga besar nasional.
JAKARTA — Partai NasDem masih mempertahankan usulan parliamentary threshold atau ambang batas parlemen sebesar 7 persen dalam pembahasan RUU Pemilu. Sekjen DPP Partai NasDem Hermawi Taslim mengatakan partainya kini memiliki perolehan suara nasional di kisaran 10 persen.
Hermawi menegaskan angka 7 persen bukan usulan yang baru muncul menjelang Pemilu 2029. Menurut dia, NasDem telah membawa gagasan tersebut sejak pertama kali mengikuti Pemilu pada 2014 dan terus mempertahankannya dalam pembahasan aturan pemilu.
“Belum ikut pemilu saja NasDem sudah mengusulkan, apalagi setelah keikutsertaan NasDem dalam 3 pemilu dengan tren yang terus menaik dengan perolehan nasional sekarang 10-an persen,” kata Hermawi, Minggu (20/9).
Hermawi menyebut NasDem memahami konsekuensi dari ambang batas 7 persen tersebut. Sebab, partai harus memenuhi batas minimal perolehan suara nasional untuk dapat memperoleh kursi di DPR RI.
“NasDem sebagai bagian dari kepentingan nasional tentu sudah memperhitungkan segala bentuk risiko atas usul ini,” ujarnya.
Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Untuk menghadapi Pemilu 2029, NasDem menyiapkan penguatan internal melalui konsolidasi dan kaderisasi. Salah satu program yang dijalankan adalah LAGA atau Laboratorium Pergerakan Perubahan yang menyasar kader legislatif di berbagai tingkatan.
Program tersebut digelar dua kali setiap bulan di Akademi Bela Negara Partai NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan. Pada 2025, kegiatan ini diikuti 5.200 kader, sedangkan pada 2026 telah memasuki angkatan kedelapan dengan target peserta mencapai 5.500 orang hingga program berakhir pada awal Desember.
NasDem juga membawa tema “NasDem Naik Kelas” sebagai bagian dari strategi menuju Pemilu 2029. Hermawi mengatakan partainya menargetkan kenaikan posisi nasional dari peringkat keempat dalam dua pemilu terakhir menjadi setidaknya tiga besar.
Alasan NasDem Pertahankan PT 7 Persen
Hermawi menilai ambang batas 7 persen merupakan bagian dari upaya NasDem mendorong penyederhanaan jumlah partai di parlemen. Ia menyebut gagasan tersebut sebagai sikap yang telah dibawa NasDem sejak awal mengikuti kontestasi pemilu.
“Usulan ini murni dari nurani NasDem sejak awal keikutsertaannya dalam blantika kepemiluan 2014 demi semakin sehatnya demokrasi kita, yang terus mengarah dari sistem multipartai ke selected partai,” ujar Hermawi.
Ketua Umum NasDem Surya Paloh sebelumnya juga menegaskan sikap partainya untuk tetap mengusulkan PT 7 persen. Ia mengatakan NasDem siap menerima konsekuensi apabila tingginya ambang batas tersebut membuat partainya gagal mendapatkan kursi di DPR.
Surya menyatakan NasDem tetap mengusulkan angka 7 persen meskipun survei yang disebutnya menempatkan elektabilitas partai di angka 4 persen. Menurut dia, sikap tersebut merupakan pilihan untuk menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan partai.
( vir / vir )
Komentar (0)