Golkar Bidik Tambah Kursi di Jateng
- Bahlil Lahadalia meminta Golkar Jawa Tengah memperkuat konsolidasi organisasi dan menargetkan penambahan kursi pada Pemilu 2029.
- Pada Pemilu 2024, Golkar meraih 17 kursi DPRD Jawa Tengah, di bawah PDI Perjuangan dengan 33 kursi dan PKB dengan 20 kursi.
JAWA TENGAH — Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia meminta kepengurusan baru Golkar Jawa Tengah memperkuat konsolidasi organisasi sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029. Ia memasang target agar perolehan kursi Golkar di Jawa Tengah meningkat dibandingkan hasil Pemilu 2024.
Pesan tersebut disampaikan Bahlil saat melantik pengurus DPD Partai Golkar Jawa Tengah di Grand Mercure Solo Baru, Sukoharjo, Sabtu (5/9/2026). Menurut dia, penguatan mesin partai di tingkat daerah menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan posisi Golkar dalam persaingan politik mendatang.
Bahlil menekankan bahwa konsolidasi harus dilakukan secara menyeluruh, baik pada struktur maupun unsur fungsional partai. Ia menilai tidak ada jalan pintas bagi partai politik yang ingin memperbesar perolehan kursi selain memperkuat organisasi hingga ke tingkat bawah.
Karena itu, Bahlil meminta seluruh jajaran Golkar Jawa Tengah segera merapatkan barisan. Ia bahkan menargetkan proses konsolidasi di tingkat kecamatan dapat diselesaikan paling lambat Desember.
Target tersebut menjadi pekerjaan penting bagi Golkar karena posisi partai di Jawa Tengah pada Pemilu 2024 masih berada di bawah sejumlah partai besar. Ketua DPD Golkar Jawa Tengah Mohammad Saleh menyebut Golkar memperoleh 17 kursi DPRD Jawa Tengah, sedangkan PDI Perjuangan meraih 33 kursi dan PKB 20 kursi.
Saleh mengatakan capaian tersebut membuat penambahan kursi menjadi salah satu agenda yang perlu dibahas secara serius dalam Rapat Kerja Daerah. Menurut dia, Golkar perlu mengevaluasi peta politik Jawa Tengah sekaligus mencari strategi untuk memperkuat basis dukungan di berbagai daerah pemilihan.
Konsolidasi internal akan menjadi bagian dari rangkaian agenda Golkar Jawa Tengah. Selain pengukuhan kepengurusan dan bimbingan teknis bagi anggota legislatif, partai juga menjadwalkan rapat koordinasi wilayah berdasarkan daerah pemilihan.
Dalam forum tersebut, Golkar juga akan membahas penguatan digitalisasi partai sebagai bagian dari upaya membangun organisasi politik yang lebih modern. Perspektif akademisi mengenai perkembangan politik Jawa Tengah turut dijadwalkan menjadi bahan pembahasan dalam agenda konsolidasi.
Bagi Golkar, Jawa Tengah menjadi medan penting untuk meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu 2029. Target Bahlil menunjukkan bahwa partai tidak hanya ingin mempertahankan hasil Pemilu 2024, tetapi juga mulai menyiapkan mesin politik untuk merebut tambahan kursi di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.
Dengan demikian, konsolidasi hingga tingkat akar rumput akan menjadi ujian awal bagi kepengurusan baru Golkar Jawa Tengah. Target penambahan kursi yang dicanangkan Bahlil pada akhirnya akan bergantung pada kemampuan partai menerjemahkan konsolidasi organisasi menjadi perolehan suara pada Pemilu 2029.
( vir / vir )
Komentar (0)