Harga Pangan Merangkak Naik, Cabai Rawit Merah Paling Tinggi

Oleh Sir Arafat
Harga Pangan Merangkak Naik, Cabai Rawit Merah Paling Tinggi
  • Sejumlah harga komoditas pangan terpantau naik di pasar nasional, dengan cabai rawit merah menjadi komoditas yang mengalami lonjakan paling tinggi.

Sejumlah harga komoditas pangan terpantau naik di pasar nasional, dengan cabai rawit merah menjadi komoditas yang mengalami lonjakan paling tinggi. Kenaikan juga terjadi pada sejumlah jenis beras, daging sapi, dan daging ayam berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia (BI), Minggu (23/8).

Cabai rawit merah mencatat kenaikan paling tajam sebesar 12,45 persen atau sekitar Rp7.800 per kilogram (kg), sehingga harganya mencapai Rp70.450 per kg. Kenaikan tersebut menjadi salah satu perubahan harga pangan paling mencolok dalam perdagangan komoditas yang dipantau PIHPS BI.

Harga cabai rawit hijau juga ikut terkerek naik sebesar 3,25 persen atau sekitar Rp1.800 per kg menjadi Rp57.150 per kg. Sementara itu, cabai merah keriting meningkat 2,38 persen atau sekitar Rp1.200 per kg menjadi Rp51.650 per kg.

Kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah komoditas daging yang berpotensi menambah tekanan terhadap belanja rumah tangga. Daging sapi kualitas I naik 0,33 persen atau Rp500 per kg menjadi Rp151.950 per kg, sedangkan daging sapi kualitas II meningkat 0,1 persen atau Rp150 per kg menjadi Rp143.050 per kg.

Harga daging ayam ras segar turut mengalami kenaikan sebesar Rp450 per kg menjadi Rp41.800 per kg. Pergerakan harga tersebut menunjukkan kenaikan tidak hanya terjadi pada kelompok komoditas hortikultura, tetapi juga merambah bahan pangan sumber protein.

Komoditas beras juga terpantau mengalami kenaikan pada hampir seluruh kualitas, sementara beras medium I menjadi salah satu jenis yang harganya tidak berubah. Beras medium II naik 0,31 persen atau sekitar Rp50 per kg menjadi Rp16.350 per kg.

Beras kualitas super I mengalami kenaikan 0,28 persen atau sekitar Rp50 per kg menjadi Rp17.800 per kg. Adapun beras kualitas super II naik 0,29 persen atau Rp50 per kg menjadi Rp17.300 per kg.

Tidak Semua Naik

Di tengah kenaikan sejumlah bahan pangan, beberapa komoditas justru mencatat penurunan harga. Bawang merah ukuran sedang turun 1,52 persen atau sekitar Rp600 per kg menjadi Rp38.550 per kg, sedangkan telur ayam ras turun Rp50 per kg menjadi Rp29.350 per kg.

Pergerakan harga pangan tersebut menunjukkan kondisi pasar yang masih beragam, dengan sebagian komoditas mengalami penguatan dan lainnya justru terkoreksi. Kenaikan cabai menjadi perhatian utama karena lonjakannya jauh lebih tinggi dibandingkan komoditas pangan lain yang tercatat dalam data PIHPS BI.

( sir / sir )

Komentar (0)