BI Rate Ditahan, Rupiah Bangkit Pagi Ini
- Rupiah menguat 46 poin (0,26%) ke level Rp 17.794 per dolar AS pada pagi ini usai BI menahan suku bunga acuan.
- Keputusan BI menahan BI Rate di 5,75% bertujuan memperkuat stabilitas rupiah di tengah gejolak global akibat perang di Timur Tengah.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terlihat menguat pada pembukaan perdagangan pagi ini, Kamis (20/8/2026). Setelah beberapa hari tertekan, rupiah berhasil menjauh dari level Rp 17.800.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat 46 poin atau sekitar 0,26 persen dan berada di level Rp 17.794 per dolar AS. Ini menjadi sedikit napas lega setelah dolar AS sempat terus menguat sejak awal pekan.
Penguatan tersebut datang usai Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan BI Rate di level 5,75 persen pada Rabu (19/8/2026) kemarin. Selain itu, suku bunga deposit facility tetap di 4,75 persen dan lending facility di 6,50 persen.
Pejabat Gubernur Sementara BI Destry Damayanti menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar di tengah situasi global yang masih bergejolak.
“Keputusan ini tetap konsisten dengan upaya memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah,” kata Destry dalam pengumumannya kemarin.
Dengan langkah ini, pasar terlihat merespons positif di pagi hari. Meski penguatan masih terbatas, rupiah setidaknya berhasil menekan laju penguatan dolar AS yang sempat mendominasi sepanjang awal pekan.
( vir / vir )
Komentar (0)