Instagram Kini Beri Alarm Saat Remaja Butuh Dukungan
- Instagram memperluas fitur keamanan untuk remaja dengan memberikan notifikasi kepada orang tua atau wali ketika sistem mendeteksi pola pencarian yang berkaitan dengan bunuh diri atau menyakiti diri sendiri.
- Meta menyatakan pencarian yang jelas berkaitan dengan bunuh diri dan self-harm telah diblokir sehingga pengguna tidak mendapatkan hasil yang dapat mempromosikan atau mengglorifikasi tindakan tersebut.
Instagram memperluas fitur keamanan untuk remaja dengan memberikan notifikasi kepada orang tua atau wali ketika sistem mendeteksi pola pencarian yang berkaitan dengan bunuh diri atau menyakiti diri sendiri.
Fitur tersebut pertama kali diumumkan Meta pada Februari 2026 dan, berdasarkan pembaruan resmi pada 13 Agustus 2026, kini telah tersedia secara global bagi orang tua yang menggunakan fitur Instagram parental supervision.
Notifikasi tidak muncul hanya karena seorang remaja melakukan satu pencarian. Meta menjelaskan sistem akan memberikan peringatan ketika remaja berulang kali mencoba mencari istilah terkait bunuh diri atau self-harm dalam waktu yang relatif singkat.
Pencarian yang dapat memicu sistem antara lain istilah yang menunjukkan keinginan menyakiti diri, istilah yang mempromosikan tindakan tersebut, hingga kata-kata yang secara langsung berkaitan dengan bunuh diri dan self-harm.
Meta sengaja menggunakan ambang beberapa kali pencarian untuk mengurangi risiko alarm yang muncul tanpa alasan kuat.
Ketika pola tersebut terdeteksi, orang tua yang telah terhubung melalui fitur pengawasan Instagram dapat menerima pemberitahuan melalui notifikasi dalam aplikasi, email, SMS, atau WhatsApp, tergantung informasi kontak yang tersedia.
Saat notifikasi dibuka, Instagram akan menjelaskan bahwa anak mereka beberapa kali mencoba mencari topik sensitif tersebut. Orang tua juga diberikan akses menuju materi dari para ahli mengenai bagaimana memulai percakapan yang sensitif dan memberikan dukungan kepada remaja.
Instagram sendiri tidak kemudian menampilkan hasil pencarian konten berbahaya tersebut kepada remaja.
Meta menyatakan pencarian yang jelas berkaitan dengan bunuh diri dan self-harm telah diblokir sehingga pengguna tidak mendapatkan hasil yang dapat mempromosikan atau mengglorifikasi tindakan tersebut.
Sebagai gantinya, Instagram mengarahkan pengguna menuju sumber bantuan dan organisasi lokal yang dapat memberikan dukungan. Konten terkait perjuangan seseorang menghadapi masalah tersebut juga disembunyikan dari pengguna remaja, bahkan ketika berasal dari akun yang mereka ikuti.
Namun, fitur ini bukan alat diagnosis kesehatan mental dan tidak berarti setiap remaja yang memicu notifikasi pasti sedang mengalami krisis.
Meta mengakui sistem terkadang bisa memberi tahu orang tua meskipun sebenarnya tidak terdapat alasan serius untuk khawatir.
Perusahaan memilih pendekatan yang lebih berhati-hati setelah menganalisis perilaku pencarian Instagram dan berkonsultasi dengan Suicide and Self-Harm Advisory Group. Dr. Sameer Hinduja dari Cyberbullying Research Center mengatakan bahwa memberi kesempatan kepada orang tua untuk turun tangan ketika anak mencari informasi tentang bunuh diri atau self-harm dapat menjadi langkah yang sangat penting.
Perlindungan serupa mulai diperluas ke Meta AI. Sejak Juli 2026, Meta juga mulai memberi tahu orang tua yang menggunakan Instagram supervision apabila percakapan remaja dengan Meta AI mengindikasikan kemungkinan risiko bunuh diri atau self-harm.
Berbeda dengan sistem pencarian Instagram, percakapan yang ditandai AI akan ditinjau manusia terlebih dahulu sebelum notifikasi dikirim.
Meta menyebut sistem tersebut dikembangkan berdasarkan masukan orang tua, pakar, serta lebih dari 75 tenaga klinis kesehatan mental.
Ada satu perbedaan penting dalam jangkauannya. Peringatan berdasarkan pencarian Instagram sudah tersedia secara global sejak 13 Agustus 2026, tetapi peringatan dari percakapan Meta AI pada saat diumumkan baru aktif untuk orang tua di Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Kanada.
Meta menargetkan sistem peringatan berbasis percakapan AI tersebut tersedia secara global pada akhir 2026. Perusahaan juga sedang mengembangkan kemampuan untuk menghubungi layanan darurat apabila percakapan dengan Meta AI menunjukkan seseorang berada dalam risiko bunuh diri yang sangat dekat atau imminent.
Langkah ini menunjukkan perubahan cara platform media sosial menangani keselamatan remaja: bukan hanya membatasi konten berbahaya, tetapi mencoba mendeteksi sinyal ketika seorang anak mungkin membutuhkan dukungan di dunia nyata.
Namun peran orang tua tetap menjadi bagian penting karena fitur pencarian ini bekerja untuk keluarga yang telah menggunakan Instagram parental supervision.
Artinya, teknologi berfungsi sebagai sistem peringatan dini, bukan pengganti komunikasi keluarga maupun bantuan profesional, dengan tujuan membuat tanda-tanda yang sebelumnya mungkin tidak terlihat menjadi lebih cepat diketahui.
Sumber: Meta Newsroom
( fan / fan )
Komentar (0)