Cozy Cardio: Tetap Gerak Tanpa Harus Ngegas

Oleh f.andrian
Cozy Cardio: Tetap Gerak Tanpa Harus Ngegas
  • Cozy cardio adalah aktivitas fisik berintensitas ringan hingga sedang yang dilakukan dalam suasana senyaman mungkin
  • Kekuatan cozy cardio bukan terletak pada lilin, piyama, kopi, ataupun walking pad, melainkan pada gagasan bahwa olahraga tidak harus terasa seperti hukuman

Cozy cardio menjadi salah satu pendekatan olahraga yang menarik perhatian karena menawarkan konsep berbeda dari latihan kardio yang identik dengan keringat deras dan aktivitas berat.

Sederhananya, cozy cardio adalah aktivitas fisik berintensitas ringan hingga sedang yang dilakukan dalam suasana senyaman mungkin.

Bentuknya bisa berupa berjalan di walking pad sambil menonton serial favorit, bersepeda statis sambil mendengarkan podcast, hingga melakukan gerakan aerobik ringan di rumah.

Cleveland Clinic menggambarkannya sebagai latihan kardio dengan pendekatan yang lebih santai dan minim tekanan.

Istilah cozy cardio dipopulerkan kreator asal Amerika Serikat, Hope Zuckerbrow, melalui media sosial.

Rutinitas yang membuat konsep ini viral terbilang sederhana: bangun pagi, mengenakan pakaian nyaman, menyiapkan minuman, meredupkan lampu atau menyalakan lilin, lalu berjalan di walking pad sambil menonton televisi.

Gagasan utamanya bukan mengejar tubuh tertentu atau membakar kalori sebanyak mungkin, melainkan membuat aktivitas fisik terasa menyenangkan sehingga seseorang lebih terdorong untuk melakukannya secara konsisten.

Di sinilah daya tarik utama cozy cardio. Bagi orang yang merasa olahraga terlalu berat, tidak nyaman pergi ke gym, atau lama tidak aktif, pendekatan ini dapat menjadi pintu masuk untuk kembali bergerak.

Exercise physiologist Cleveland Clinic Katie Lawton menjelaskan bahwa rutinitas seperti ini bisa membantu seseorang membangun kebiasaan.

“Selama Anda dapat melakukannya secara konsisten, itu bagus. Jangan hanya menemukan satu hal, melakukannya selama satu minggu, lalu berhenti,” ujarnya.

Cara melakukan cozy cardio juga tidak memiliki aturan baku. Seseorang dapat berjalan cepat di treadmill selama 20–30 menit sambil menonton film, melakukan Pilates ringan dengan musik favorit, menari di kamar, atau menggunakan sepeda statis.

Unsur “cozy” berasal dari suasana yang membuat latihan terasa nyaman: pakaian santai, pencahayaan lembut, musik, podcast, atau tontonan favorit.

Jadi, cozy cardio lebih tepat disebut sebagai pendekatan terhadap olahraga, bukan jenis latihan atau program kebugaran khusus dengan standar tertentu.

Meski terlihat santai, manfaatnya bisa tetap nyata, terutama jika aktivitas tersebut membuat tubuh lebih aktif daripada sebelumnya.

Aktivitas aerobik rutin membantu menjaga kesehatan jantung, paru-paru dan sistem peredaran darah.

American Heart Association (AHA) juga menyebut aktivitas fisik dapat membantu mengurangi stres, memperbaiki suasana hati, meningkatkan energi dan kualitas tidur, serta menurunkan risiko berbagai penyakit kronis.

Bahkan aktivitas ringan tetap lebih baik dibandingkan terus-menerus berada dalam kondisi sedentari atau minim bergerak.

Namun, ada satu catatan penting: tidak semua cozy cardio otomatis memenuhi kategori latihan kardio intensitas sedang.

Jika seseorang hanya berjalan sangat pelan tanpa peningkatan berarti pada denyut jantung atau pernapasan, aktivitas tersebut tetap bermanfaat sebagai gerakan fisik tetapi manfaat kebugaran kardiovaskularnya mungkin lebih terbatas.

Menurut AHA, pada aktivitas intensitas sedang, jantung berdetak lebih cepat dan napas menjadi lebih berat dibandingkan kondisi normal, tetapi seseorang umumnya masih dapat berbicara. Jalan cepat merupakan salah satu contoh paling sederhana.

Karena itu, cozy cardio idealnya tidak dianggap sebagai alasan untuk selamanya menghindari aktivitas yang lebih menantang.

Untuk memperoleh manfaat kesehatan yang optimal, AHA merekomendasikan orang dewasa melakukan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang per minggu atau 75 menit aktivitas intensitas tinggi, atau kombinasi keduanya.

Latihan penguatan otot juga direkomendasikan setidaknya dua hari dalam seminggu. Dengan kata lain, cozy cardio bisa menjadi bagian dari target tersebut selama intensitasnya memadai, sekaligus dapat menjadi tahap awal sebelum secara bertahap meningkatkan durasi dan tingkat kesulitan latihan.

Pada akhirnya, kekuatan cozy cardio bukan terletak pada lilin, piyama, kopi, ataupun walking pad, melainkan pada gagasan bahwa olahraga tidak harus terasa seperti hukuman.

Tren ini mencoba mengubah olahraga menjadi kebiasaan yang lebih mudah didekati dan dinikmati. Bagi orang yang sebelumnya hampir tidak bergerak, cozy cardio bisa menjadi awal yang baik.

Namun untuk meningkatkan kebugaran secara menyeluruh, intensitas tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan dan dikombinasikan dengan latihan lain. Intinya sederhana: membuat olahraga nyaman boleh saja, asalkan tubuh tetap benar-benar bergerak.

Sumber: Cleveland Clinic, American Heart Association

( fan / fan )

Komentar (0)