AMI 2026 Makin Beragam, Etno hingga Hipdut Masuk!

Oleh f.andrian
AMI 2026 Makin Beragam, Etno hingga Hipdut Masuk!
Kompas
  • Tahun ini, AMI mengusung tema ‘Ruang Nada Nusantara’, yang menggambarkan keberagaman musik Indonesia
  • Dengan bertambahnya kategori, AMI Awards 2026 makin membuka ruang bagi musik yang sebelumnya belum memiliki ‘rumah’ sendiri dalam ajang penghargaan tersebut.

AMI Awards 2026 datang dengan warna yang lebih luas. Ajang penghargaan musik yang digelar untuk ke-29 kalinya itu resmi menambah empat kategori baru, membuat total penghargaan tahun ini menjadi 67 kategori.

Empat tambahan tersebut adalah Karya Produksi Hip-Hop, Karya Produksi Hipdut atau Hip-Hop Dangdut, Karya Produksi Etno, serta Karya Produksi Pesta Musik Timur.

Penambahan kategori itu diumumkan dalam agenda pengumuman nominasi AMI Awards 2026 di Jakarta pada 21 September 2026.

Tahun ini, AMI mengusung tema ‘Ruang Nada Nusantara’, yang menggambarkan keberagaman musik Indonesia, mulai dari tradisi daerah, bahasa ibu, instrumen lokal hingga karya modern yang terus berkembang.

Ketua Umum Yayasan Anugerah Musik Indonesia, Candra Darusman, menegaskan penambahan kategori merupakan bagian dari upaya AMI mengikuti perubahan lanskap musik Tanah Air.

“Marwah dari AMI itu kan kita selalu harus inklusif dan melihat perkembangan. Jadi boleh dikatakan AMI Awards itu mencerminkan potret musik di Indonesia saat ini yang terus berkembang,” kata Candra.

Kategori Etno menjadi salah satu sorotan. Perwakilan Tim Kategorisasi AMI Awards, Syahrani, menjelaskan kategori tersebut dihadirkan untuk memberi ruang lebih jelas kepada musik-musik yang lahir dari berbagai daerah di Indonesia.

Karya dari komunitas hingga padepokan musik daerah dapat masuk, termasuk karya yang memadukan unsur tradisional dengan pendekatan musik modern.

Perkembangan itu menurut Syahrani juga terlihat dari semakin cairnya pertemuan antara musik etnik dan musik kontemporer.

“Jadi ini adalah gabungan dari berbagai macam etno di Indonesia dengan diatonic atau musik modern itu sangat-sangat keren banget,” ujar Syahrani.

Sementara itu, Hip-Hop kini mendapat ruang tersendiri setelah sebelumnya masih digabung dalam kategori bersama genre lain seperti rap dan R&B.

AMI menilai jumlah karya hip-hop yang masuk sudah berkembang cukup besar sehingga layak memiliki kategori sendiri. Langkah serupa terlihat pada Hipdut yang belakangan semakin ramai, serta Pesta Musik Timur yang ikut mendapat panggung khusus pada penyelenggaraan tahun ini.

Antusiasme terhadap AMI Awards 2026 juga terlihat dari jumlah karya yang didaftarkan. Candra Darusman menyebut sekitar 5.360 lagu masuk dalam proses penghargaan tahun ini.

Proses penentuan pemenang nantinya melibatkan sekitar 4.000 anggota AMI, bukan hanya tim kategorisasi, yang sebelumnya bertugas menempatkan karya ke kategori yang sesuai.

Dengan bertambahnya kategori, AMI Awards 2026 makin membuka ruang bagi musik yang sebelumnya belum memiliki ‘rumah’ sendiri dalam ajang penghargaan tersebut.

Dari Hipdut, musik Etno, Hip-Hop sampai Pesta Musik Timur, perluasan ini sekaligus memperlihatkan bagaimana peta musik Indonesia terus berubah dan semakin beragam menjelang malam puncak AMI Awards 2026.

Sumber: ANTARA

( fan / fan )

Komentar (0)