Setahun Jadi Menkeu, Purbaya Klaim RI Bebas 'Kutukan' Pertumbuhan 5 Persen
- Menkeu Purbaya mengklaim perekonomian Indonesia mulai keluar dari tren pertumbuhan yang selama ini berkutat di kisaran 5 persen.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim perekonomian Indonesia mulai keluar dari tren pertumbuhan yang selama ini berkutat di kisaran 5 persen. Dia menyebut pertumbuhan ekonomi dalam tiga kuartal terakhir menunjukkan momentum menuju target 6 persen yang diharapkan dapat tercapai pada kuartal IV-2026.
Purbaya menyampaikan hal tersebut saat genap setahun menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto. Dia mengatakan perlambatan pertumbuhan pada kuartal II-2026 tidak terlepas dari tekanan ekonomi global.
"Saya pastikan sudah keluar dari kutukan pertumbuhan 5%. Triwulan ke-IV tahun lalu kan 5,39%, triwulan pertama 5,61%, triwulan ke-I 5,29%. Agak turun sedikit, tapi karena gangguan global ya, tapi sekarang siap untuk gerakkan 6% lagi, tapi mungkin triwulan IV tahun ini bisa mendekati 6%," kata Purbaya.
Dia optimistis target tersebut dapat semakin mendekati capaian 6 persen pada akhir 2026. Dia menilai fundamental pertumbuhan ekonomi Indonesia masih cukup kuat meski menghadapi tekanan dari kondisi global.
Memasuki satu tahun masa jabatannya, Purbaya juga mengungkap sejumlah pengalaman yang menurut dia berkesan selama memimpin Kementerian Keuangan. Salah satu perubahan yang paling mudah dia rasakan adalah penurunan berat badan yang menurutnya menggambarkan beratnya beban pekerjaan sebagai Menteri Keuangan.
"Paling gampang kalau liat berat badan saya kan? Pas. Jadi menteri saya 102 kg, sekarang 97 kg atau 98 kg, itu sudah recover. Kemudian turun ke 88 kg, berarti kerjanya memang berat di Kementerian Keuangan," ungkapnya.
Selain soal kondisi fisik, Purbaya mengatakan ada pengalaman lain yang membuatnya menikmati pekerjaan sebagai Menteri Keuangan. Dia mengaku dapat menguji berbagai teori ekonomi secara langsung melalui kebijakan dan dinamika perekonomian yang terjadi di lapangan.
"Kalau untuk ilmuwan seperti saya, ekonom kan ilmuwan, itu paling menarik adalah ketika kita bisa menguji teori-teori di lapangan langsung dan kita lihat hasilnya sesuai dengan apa yang kita prediksi atau yang kita rencanakan," jelasnya.
( sir / sir )
Komentar (0)