iPhone 18 Pro Rp54 Juta, Duo Bikin Meringis
- iPhone 18 Pro membawa chip A20 Pro, kamera utama 48MP dengan aperture variabel, serta Siri AI berbasis iOS 27.
- Pre-order baru dibuka pada 16 Oktober dan penjualan resmi dimulai 23 Oktober 2026.
JAKARTA — Apple resmi mulai menjual iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max di Singapura pada 18 September 2026, sementara konsumen Indonesia masih harus menunggu jadwal peluncuran resmi.
Harga termurah iPhone 18 Pro dibanderol S$1.899 atau sekitar Rp26,46 juta, sedangkan iPhone 18 Pro Max mulai S$2.099 atau sekitar Rp29,25 juta berdasarkan kurs sekitar Rp13.934 per dolar Singapura. Versi termahal bahkan sudah menembus kisaran Rp54 jutaan.
Untuk iPhone 18 Pro, harga resminya di Singapura adalah S$1.899 atau sekitar Rp26,46 juta untuk 256GB, S$2.199 atau sekitar Rp30,64 juta untuk 512GB, S$2.799 atau sekitar Rp39 juta untuk 1TB, dan S$3.699 atau sekitar Rp51,54 juta untuk 2TB.
Apple menyediakan empat pilihan warna, yakni Burgundy, Glacier, Silver, dan Black.
Sementara itu, iPhone 18 Pro Max dibanderol lebih tinggi. Varian 256GB dijual S$2.099 atau sekitar Rp29,25 juta, 512GB sekitar Rp33,43 juta, 1TB sekitar Rp41,79 juta, dan model 2TB mencapai S$3.899 atau sekitar Rp54,33 juta.
Artinya, jika harga Indonesia nantinya mendapat tambahan pajak, distribusi, dan penyesuaian pasar, konsumen Tanah Air harus bersiap menghadapi banderol yang berpotensi lebih tinggi dari konversi langsung tersebut. Apple mengklaim peningkatan tahun ini bukan sekadar perubahan kecil.
“Dengan iPhone 18 Pro, kami meningkatkan aspek yang paling diperhatikan pengguna: kamera, performa, baterai, dan kecerdasan. Kami tidak sekadar membuat peningkatan kecil, tetapi melakukan lompatan besar untuk menciptakan iPhone Pro terbaik yang pernah kami buat.” kata Senior Vice President of Worldwide Marketing Apple, Greg Joswiak.
iPhone 18 Pro membawa chip A20 Pro, kamera utama 48MP dengan aperture variabel, serta Siri AI berbasis iOS 27.
Yang lebih bikin dompet meringis adalah iPhone Duo, iPhone lipat pertama Apple. Di Singapura, model ini akan dijual mulai S$3.099 atau sekitar Rp43,18 juta untuk 256GB, S$3.399 atau sekitar Rp47,36 juta untuk 512GB, S$3.999 atau sekitar Rp55,72 juta untuk 1TB, dan model 2TB mencapai S$4.899 atau sekitar Rp68,27 juta.
Pre-order baru dibuka pada 16 Oktober dan penjualan resmi dimulai 23 Oktober 2026.
CEO Apple John Ternus menyebut perangkat lipat tersebut sebagai perubahan besar bagi lini iPhone.
“iPhone Duo adalah perubahan paling transformatif pada iPhone sejak iPhone pertama. Dengan desain yang benar-benar baru dan pengalaman yang intuitif, perangkat ini menunjukkan apa yang mungkin terjadi ketika perangkat keras dan perangkat lunak dirancang bersama.” ucap John.
Duo memiliki layar utama lipat 7,6 inci serta layar luar 5,4 inci dan ditenagai chip A20 Pro.
Lalu kapan ketiganya masuk Indonesia? Kabar baiknya, iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Duo sudah terpantau mengantongi sertifikat TKDN 40% melalui model A3714, A3717, dan A3720.
Namun, lolos TKDN belum berarti perangkat langsung bisa dijual karena masih diperlukan tahapan sertifikasi telekomunikasi dari Komdigi.
Sejumlah laporan menyebut iPhone 18 Pro dan Pro Max berpotensi mulai dijual sekitar 16 Oktober 2026, sedangkan Duo diperkirakan menyusul sekitar akhir Oktober. Namun tanggal tersebut belum dikonfirmasi resmi oleh Apple Indonesia.
Jadi, warga Indonesia yang sudah mengincar iPhone terbaru tampaknya hanya perlu menunggu sedikit lebih lama, tetapi mungkin harus menyiapkan dompet jauh lebih tebal.
Jika pola harga Singapura menjadi gambaran awal, iPhone 18 Pro sudah berada di kelas Rp26 jutaan, Pro Max mulai Rp29 jutaan, sedangkan Duo langsung melompat ke sekitar Rp43 juta dan tembus Rp68 juta untuk varian tertinggi.
Harga resmi Indonesia sendiri belum diumumkan, sehingga angka rupiah tersebut merupakan konversi harga Singapura, bukan harga jual resmi di Tanah Air.
Sumber: Apple Singapore/Apple Newsroom
( fan / fan )
Komentar (0)